Kamis, 18 Agustus 2011

Mendidik anak: 2. Kebutuhan fisik, penuhi dengan olah raga yang cukup

mendidik anak dengan seimbang > Kebutuhan fisik, penuhi dengan olah raga yang cukup
4 kebutuhan dan pemenuhannya : spiritual | fisik | | psikologis | emosional


Kita sering menemukan perilaku yang mungkin tidak menyenangkan pada anak kita, seperti susah tidur, tidak berhenti mengganggu adiknya, terlalu enerjik di dalam rumah, berlarian dan berteriak tanpa lelah, dan seperti punya keinginan yang tidak ada habis-habisnya.
Ini terjadi tidak lain karena anak tidak berkesempatan untuk melepaskan energinya yang berlebih. Anak kita beri makan, berupa asupan nutrisi, kalori dan energi yang masuknya bisa lebih dari 3 kali sehari. Namun sering kita lupa bahwa energi itu tersimpan di dalam tubuh dan ototnya, tanpa dilepaskan dan membiarkannya bertumpuk tanpa dimanfaatkan.

Tubuh manusia di desain secara komplex untuk mencari makanan dari alam. Secara alami, manusia melakukan upaya keras secara fisik untuk memenuhi kebutuhan makanan ini. Dahulu kala, manusia harus menombak hewan, mengejar-ngejar unggas, menangkap ikan, berkuda, memanah, bercocok tanam dan berpindah ladang untuk bisa makan. Belum lagi aktifitas fisik lainnya seperti membangun gubug, memotong kayu dan lain sebagainya. Selama umur manusia, hal ini secara konsisten dilakukan. Keadaan kita sekarang dengan keberlimpahan makanan adalah keadaan yang mungkin hanya terjadi baru di 1 abad kebelakang, sejak terjadinya revolusi industri, yang menggelembungkan ekonomi dunia sehingga manusia mudah untuk mendapatkan kebutuhan primer bernama makanan ini. Akibatnya, yang terjadi adalah kebalikan. Manusia kini dengan mudah bisa makan, sudah tersusun rapi tinggal ambil di rak super market, tanpa harus melakukan aktifitas fisik seperti manusia di periode sebelum abad ini. Karena itu tidak heran di negara maju dan high economy society, penyakit obesitas atau kelebihan berat badan menjadi masalah paling umum.
Hal ini menerangkan secara jelas, kebutuhan manusia untuk berolah raga. Sebagaimana Rasulullah SAW juga melakukan balap lari dengan istrinya, Aisyah RA. Demikian juga kebutuhan ini harus dipenuhi oleh kita dan anak-anak kita. Anak yang seharian di depan tv, mondar-mandir di dalam rumah yang kegiatannya hanya makan dan tidur saja, tentu menjadi tidak seimbang. Kita hendaknya membawanya ke luar dan mengeksplor energi fisiknya menjadi kegiatan positif, melepaskan kelebihan kalori, dan memberikan kesempatan lebih banyak untuk anak menjelajahi alam luar dan mengeksplorasi lingkungannya. Juga tentunya melatih kemampuannya untuk bersosialisasi dengan anak lain, dan interaksi dengan orang lain.
Anak yang tidak terlatih fisiknya untuk bermain diluar, akan menyimpan masalah lebih banyak dari sekedar kelebihan energi. Hal ini bisa membawa lebih jauh ke depresi, stress, emosi yang tidak terkendali, tidak tahu keinginan yang jelas, dan tidur yang tidak nyenyak. Seperti halnya ikan besar yang masuk aquarium kecil, singa yang dikurung dikandang, atau burung yang biasa terbang kemudian masuk ke sangkar yang sempit.


selanjutnya : 

3. KEBUTUHAN PSIKOLOGIS, DIPENUHI DENGAN PENERAPAN NILAI DISIPLIN DAN ATURAN YANG JELAS


Tidak ada komentar:

Posting Komentar